Jumat, 07 Januari 2011

ASMA SILEMAN

ASMA SILEMAN

 
i
 
1 Votes
Quantcast
Pangeran Sukemilung
Assalamu’alaikum, wr.wb……..
Diantara banyaknya cara atau laku untuk mendapatkan Ilmu menghilang,
maka kami pernah mendapatkan Ijazah Ilmu ini saat masih di Pesantren
dahulu. Ilmu ini di ijazahkan oleh Al-Mukarom KH. Mustajab Kholil,
Jember. Di pondok kami Asma ini biasa disebut dengan panggilan Asma
Sileman.Selama pengamalan ilmu ini, al-faqir sudah merasakan manfaatnya.
Apalagi sejak zaman dimulainya Reformasi. Dimana saat itu kami masih
berstatus sebagai mahasiswa. Berbagai kejadian bisa kami lewati asbab
ilmu ini.
Ada satu pengalaman yang sampai saat ini masih berbekas dihati kami,
adalah pada saat suatu malam gerakan mahasiswa tercium oleh Pasukan
Brimob yang patroli. Saat itu polisi bersama Tentara mengejar kami dan
teman-teman. Saya saat itu terjebak didepan gerbang Universitas
Binadarma, Palembang. Sebagian teman-teman tertangkap dan diangkut ke
mobil Truck petugas. Sebagian lagi menyelamatkan diri memasuki area
perumahan penduduk disekitar kampus. Kami terjebak di gerbang dan tidak
bisa kemana-mana.Sementara petugas dengan beringas mendekati saya.
Saat itulah saya teringat Asma Sileman ini. Ditengah rasa takut,
cemas dan sebagainya, asma ini kami rapal didalam hati. Benar-benar
berharap akan pertolongan Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah…petugas yang
mengejar mendadak bengong karena kehilangan kami. Padahal jaraknya
dengan kami kurang lebih hanya selengan saja. Jika saja petugas itu
menembakkan senjatanya atau menebaskan kearah depan, sudah tentu kami
akan terkena senjata mereka.
Kami fikir tidak ada salahnya membagi pengetahuan ini kepada
teman-teman di KWA khususnya. Semoga manfaat ilmu ini bisa dirasakan
oleh saudara sekalian. Silahkan disimak tata cara / kaifiatul ‘amal asma
sileman ini.
Tawasulnya :
1. Sayyidina wa Maulana Rasulullah Muhammad SAW
2. Sayyidina Khidir AS
3. Sayyidina Ibrohim AS
4. Sayyidina Musa AS
5. Sayyidina Harun AS
6. Sayyidina Isa AS
7. Sayyidina Nuh AS
8. Sayyidina Dawud AS
9. Sayyidina Sulaiman AS
10. Sulthonul Auliyai Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani
11. Sulthonul Auliyai Syekh Abul Hasan Aly Asy-Syadzily
12. Syekh Abu Syamsudin ( Buju’ Latthong ) Batu Ampar
13. Syekh Muhammad Kholil, Bangkalan
14. Syekh Adlan Aly,cukir tebu Ireng Jombang
15. Syekh As’ad, Sukorejo Situbondo
16. Syekh Ma’shum, Lasem
17. Syekh Thohir, Pelamunan
18. Syekh Nawawi, Berjan Purworejo
19. Syekh KH. Mustajab Kholil
20. Walidayni abi wa umi
Kaifiatu A’mal :
Puasa Bilaa Ruh 3 hari.
Asma dibaca di dalam air sambil Menyelam 300x setiap malam.
Cara pembacaan : Baca sekuatnya didalam air sambil
menyelam sedapatnya.
Contoh : Jika kuat membaca 10x maka
angkat kepalamu dari dalam air, ambil nafas kemudian masuk kembali (
menyelam ) kedalam air. Baca lagi sekuatmu. Begitulah berulang kali
sehingga genap 300 kali.
LAA TUDRIKUHUL ABSHORU WAHUWA YUDRIKUL ABSHOORO WAHUWAL LATHIIFUL
KHOBIIRU.
Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang dia dapat
melihat segala yang kelihatan; dan dialah yang Maha halus lagi Maha
Mengetahui.( Al-An’am : 103 )
Cara Penggunaan
Untuk mencoba ilmu ini, ba’da riyadhoh bisa anda tes. Sederhananya
seperti ini : Saat bertemu dengan seseorang yang anda kenal, beberapa
meter sebelumnya baca Asma ini 3x tahan nafas sambil melihat objek. Jika
setelah bertemu, si Objek tidak menyapa dan seakan tidak melihat atau
mengetahui diri anda berarti ilmu ini sudah menyatu kedalam diri.
Seandainya belum berhasil, maka usahakan saat membaca amalan ini anda
bersentuhan dengan air. Karena ilmu ini diriyadhohi didalam air, maka
reaksinya adalah menguat bila bersentuhan dengan air. Coba lagi seperti
cara diatas.
Bagaimana jika tidak ada air ?? pokoknya walaupun setetes tetapi badan
anda sudah bersentuhan dan terasa basah ( dinginnya air ) ilmu ini akan
bereaksi.
Jikapun belum berhasil berarti riyadhoh saudara belum sempurna. Untuk
mengetahui hasil riyadhoh itu berhasil atau tidak, setelah riyadhoh coba
anda berkaca di air. Jika bayangan anda tampak samar atau tidak jelas
berarti ilmu sudah masuk. Tetapi cara ini juga tidak bisa dijamin 100%
benar.Karena banyak diantara sahabat kami, yang merasa gagal diriyadhoh
tetapi saat pengamalan dilapangan mereka berhasil.
Kuncinya adalah KEYAQINAN. Maka yaqinkan saja dalam diri anda, bahwa
Allah akan menolong hambanya yang terjepit dan terdesak.
Catatan : Untuk menjaga agar Khodam ayat ini tidak lari, maka jagalah Amalan ini setiap selesai sholat 5 waktu sebanyak 21x. Caranya bacalah tiap 7x dengan tahan nafas. ( 7×3=21 ) sekurangnya dibaca ba’da maghrib dan shubuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar